Senin, 13 Mei 2024

Notasi Algoritma: Deskriptif, Pseudocode dan Flowchart

 Algoritma dapat direpresentasikan dalam 3 notasi, antara lain 

 1. Notasi Deskriptif
 2. Pseudocode
 3. Flowchart

1. Notasi Deskriptif

Notasi algoritma deskriptif dilakukan dengan cara menuliskan intruksi-intruksi yang harus dilaksanakan dalam bentuk uraian kalimat deskriptif dengan menggunakan bahasa yang jelas dan tidak ambigu. Notasi jenis ini disarankan untuk algoritma yang pendek karena apabila untuk algoritma yang panjang notasi deskriptif kurang efektif.  

Secara garis besar notasi deskriptif tersusun atas tiga bagian utama, yaitu: Bagian Judul, merupakan bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan atau spesifikasi algoritma tersebut. Bagian Deklarasi, merupakan bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan pada algoritma dapat berupa variabel, konstanta, tipe ataupun fungsi. Bagian Deskripsi, merupakan bagian inti pada struktur algoritma yang berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah.

Contoh ringkas notasi deskripsi adalah instruksi membuat resep masakan, sebagaimana dicontohkan pada awal pembahasan pada Algoritma. 

2. Pseudocode
Pseudecode merupakan cara penulisan algoritma yang menyerupai bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pada umumnya notasi pseudecode menggunakan bahasa yang mudah dimengerti secara umum dan juga lebih ringkas dari pada algoritma.

Contoh pseudocode

Ekspresikan algoritma dalam bentuk pseudocode untuk mendapatkan dua bilangan dari pengguna, yaitu pembilang (dividend) dan penyebut (divisor). Algoritma juga memastikan bahwa penyebut tidak bernilai 0 serta menampilkan hasil bagi antara pembilang dan penyebut! 

Agar tidak salah paham
Pembilang adalah suatu bilangan atau angka yang akan dibagi
Penyebut adalah pembagi suatu bilangan (angka yang akan membagi suatu bilangan)

1. Deklarasi variabel: pembilang, penyebut, hasil_bagi
2. Meminta pengguna untuk entri pembilang dan penyebut
3. Mendapatkan pembilang dan penyebut
4. IF penyebut bernilai nol, THEN
4.1. DO
4.1.1. Menampilkan pesan kesalahan, “penyebut tidak boleh bernilai nol”
4.1.2. Meminta pengguna entri penyebut
4.1.3. Mendapatkan penyebut
4.2. WHILE penyebut bernilai 0
5. ENDIF
6. Menampilkan pembilang dan penyebut
7. Hitung hasil_bagi = pembilang/penyebut
8. Menampilkan hasil_bagi 


3. Flowchart

Flowchart bisa diartikan sebagai diagram alir yang menggambarkan langkah-langkah dan struktur suatu algoritma atau program.

Aturan umum flowchart

  • Semua simbol dari flowchart dihubungkan oleh garis aliran (arrows) yang mengindikasikan arah aliran bukan garis biasa.
  • Garis aliran memasuki bagian atas simbol dan keluar dari bagian bawah, kecuali untuk simbol keputusan (decision), yang memiliki garis aliran yang keluar dari bawah atau samping.
  • Aliran proses bergerak dari atas ke bawah.
  • Awal dan akhir pada flowchart disimbolkan dengan terminal.
Berikut ini simbol-simbol dasar dalam flowchart yang secara umum paling sering digunakan

Gambar : 1.3 
Sumber : kitainformatika.com

Contoh macam-macam flowchart

1. Flowchart bilangan
2. Flowchart Memasak




Pertanyaan : 

1.Sebutkan 3 Notasi Algoritma yang dapat dipresentasikan !
2.Jelaskan tentang 3 notasi algoritma tersebut !
3.Sebutkan aturan umum flowchart !
4.Gambarkan bagan flowchart menurut pemahaman kalian masing-masing,dan upload foto gambar bagan flowchart tersebut di lembar jawaban google form !




Sejarah dan Perkembangan Teknologi Rekaman Audio

Teknologi rekaman audio secara garis besar dibagi menjadi tiga era utama: Era Akustik/Mekanis , Era Elektrik (Analog) , dan Era Digital . 1....