Selasa, 31 Maret 2026

Sejarah dan Perkembangan Teknologi Rekaman Audio

Teknologi rekaman audio secara garis besar dibagi menjadi tiga era utama: Era Akustik/Mekanis, Era Elektrik (Analog), dan Era Digital.

1. Era Akustik (1877 - 1925)

Pada masa ini, rekaman dilakukan murni secara mekanis tanpa bantuan listrik atau kabel.

  • Phonograph (Thomas Edison, 1877): Alat pertama yang bisa merekam dan memutar ulang suara. Suara dikumpulkan melalui corong besar yang menggetarkan diafragma dan jarum, yang kemudian menggoreskan pola suara pada silinder berlapis timah atau lilin.

  • Gramophone (Emile Berliner, 1887): Evolusi dari fonograf yang menggunakan cakram datar (piringan hitam) alih-alih silinder. Ini adalah cikal bakal industri musik massal karena cakram lebih mudah digandakan.

2. Era Elektrik dan Analog (1925 - 1980-an)

Penemuan mikrofon dan amplifier mengubah segalanya. Suara tidak lagi harus "berteriak" ke dalam corong, melainkan diubah menjadi sinyal listrik.

  • Pita Magnetik (Magnetic Tape): Teknologi yang dikembangkan di Jerman (Magnetophon) ini memungkinkan musisi untuk merekam, menghapus, dan mengedit (cutting/splicing) rekaman.

  • Kaset (Compact Cassette): Diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1962, membuat musik menjadi portabel. Kehadiran Sony Walkman di tahun 1979 membuat orang bisa mendengarkan musik di mana saja.

  • Multitrack Recording: Memungkinkan instrumen direkam secara terpisah pada waktu yang berbeda dan digabungkan menjadi satu kesatuan (mixing).

3. Era Digital (1980-an - Sekarang)

Era di mana gelombang suara analog diubah menjadi kode biner (0 dan 1).

  • Compact Disc (CD): Diluncurkan tahun 1982, menawarkan suara jernih tanpa derau (hiss) yang biasanya ada pada kaset atau piringan hitam.

  • MP3 dan Kompresi Audio: Di tahun 90-an, format file digital yang kecil memungkinkan pertukaran musik melalui internet (Napster, iTunes).

  • DAW (Digital Audio Workstation): Perangkat lunak seperti Ableton, FL Studio, atau Pro Tools memungkinkan produksi musik kualitas studio hanya dengan sebuah laptop.

  • Streaming: Layanan seperti Spotify dan Apple Music mengubah model bisnis dari "memiliki" fisik (album) menjadi "akses" ke jutaan lagu secara instan.



Perbandingan Singkat



Sumber : Google Gemini


Rabu, 11 Februari 2026

MATERI AJAR CATU DAYA (POWER SUPPLY)

 


A. Pengertian Catu Daya

Catu daya (Power Supply) adalah rangkaian elektronika yang berfungsi untuk mengubah sumber tegangan listrik (AC atau DC) menjadi tegangan DC yang stabil sesuai kebutuhan peralatan elektronika.

Contoh:

  • Adaptor charger HP

  • Power supply amplifier

  • Power supply laboratorium

B. Fungsi Catu Daya

  1. Mengubah tegangan AC menjadi DC

  2. Menurunkan atau menaikkan tegangan

  3. Menstabilkan tegangan output

  4. Menyaring ripple (riak tegangan)

C. Jenis-Jenis Catu Daya

1. Catu Daya Linier

  • Menggunakan trafo step-down

  • Menggunakan dioda penyearah

  • Menggunakan kapasitor filter

  • Menggunakan IC regulator

Kelebihan:

  • Rangkaian sederhana
  • Noise kecil

Kekurangan:

  • Ukuran besar
  • Efisiensi rendah

2. Catu Daya Switching (SMPS)

  • Tanpa trafo besar

  • Frekuensi tinggi

  • Lebih ringan dan efisien

Kelebihan:

  • Ringan
  • Efisiensi tinggi

Kekurangan:

  • Rangkaian kompleks
  • Noise lebih besar

D. Blok Diagram Catu Daya Linier

Urutan blok:

AC 220V → Transformator → Dioda Penyearah → Filter → Regulator → Beban

E. Bagian-Bagian Catu Daya

1. Transformator

Fungsi: Menurunkan tegangan AC 220V menjadi AC rendah (misal 12V).

Rumus:

VpVs=NpNs\frac{Vp}{Vs} = \frac{Np}{Ns}

2. Dioda Penyearah

Fungsi : Mengubah AC menjadi DC.

Jenis:

  • Penyearah setengah gelombang

  • Penyearah gelombang penuh

  • Bridge (jembatan)

3. Kapasitor Filter

Fungsi: Mengurangi ripple/riak tegangan.

Rumus ripple:

Vr=IfCVr = \frac{I}{fC}

4. Regulator Tegangan

Fungsi: Menstabilkan tegangan output.

Contoh IC regulator:

  • 7805 → 5V

  • 7812 → 12V

  • LM317 → adjustable

F. Cara Kerja Catu Daya

  1. Tegangan 220V masuk ke transformator

  2. Trafo menurunkan tegangan

  3. Dioda menyearahkan AC menjadi DC berdenyut

  4. Kapasitor meratakan tegangan

  5. Regulator menstabilkan tegangan

  6. Tegangan DC stabil keluar ke beban

G. Contoh Perhitungan Sederhana

Jika trafo 12V AC, maka tegangan DC setelah penyearah:

Vdc=Vac×1,414Vdc = Vac × 1,414
Vdc=12×1,414=16,97VVdc = 12 × 1,414 = 16,97V

Setelah regulator 7812 → Output stabil 12V

H. Alat Ukur yang Digunakan

  • Multimeter → mengukur tegangan & arus

  • Osiloskop → melihat ripple

  • Power supply variable

I. Keselamatan Kerja (K3)

  1. Jangan menyentuh bagian primer trafo
  2. Gunakan sekering (fuse)
  3. Pastikan tangan kering
  4. Periksa polaritas kapasitor

J. Praktikum Sederhana

Merakit power supply 12V DC menggunakan:

  • Trafo 12V

  • 4 dioda (bridge)

  • Kapasitor 2200µF

  • IC 7805

  • Heatsink

Langkah:

  1. Rakit sesuai skema

  2. Ukur tegangan tiap tahap

  3. Catat hasil pengukuran

  4. Analisis perbedaan teori dan praktik

K. Evaluasi 

Untuk evaluasi silahkan klik Tautan berikut

Selasa, 10 Februari 2026

MATERI AJAR: SUBWOOFER

 A. Pengertian Subwoofer

Subwoofer adalah speaker khusus untuk menghasilkan suara frekuensi rendah (bass), biasanya berada pada rentang 20 Hz – 200 Hz.
Subwoofer digunakan untuk memperkuat efek dentuman pada musik, film, dan sistem audio profesional.

B. Fungsi Subwoofer

  1. Menghasilkan suara bass yang dalam dan kuat

  2. Menambah kualitas dan kedalaman suara

  3. Mengurangi beban kerja speaker mid dan tweeter

  4. Memberikan efek suara lebih realistis (home theater & sound system)

Contoh Rangkaian 


C. Prinsip Kerja Subwoofer

  1. Sinyal audio dari sumber → mixer / audio processor

  2. Sinyal frekuensi rendah dipisahkan oleh crossover

  3. Sinyal bass diperkuat oleh power amplifier

  4. Subwoofer mengubah sinyal listrik menjadi getaran udara (suara bass)

D. Jenis-Jenis Subwoofer

1. Berdasarkan Sistem Penguat

  • Subwoofer Aktif

    • Sudah memiliki power amplifier

    • Mudah digunakan

    • Cocok untuk pemula

  • Subwoofer Pasif

    • Memerlukan power amplifier tambahan

    • Digunakan pada sound system besar

2. Berdasarkan Desain Box

  • Sealed Box (Tertutup)
    Bass padat dan akurat

  • Ported / Bass Reflex
    Bass lebih keras dan dalam

  • Bandpass
    Fokus pada frekuensi bass tertentu

  • Horn Loaded
    Efisiensi tinggi, untuk outdoor / konser

E. Komponen Utama Subwoofer

  1. Driver Subwoofer (cone besar)

  2. Voice Coil

  3. Magnet

  4. Suspension

  5. Box / Enclosure

  6. Terminal Input

F. Spesifikasi Teknis Subwoofer

  • Ukuran Driver: 8”, 10”, 12”, 15”, 18”

  • Impedansi: 4Ω / 8Ω

  • Daya (Watt RMS / Peak)

  • Frekuensi Respon

  • Sensitivity (dB)

G. Instalasi Subwoofer

  1. Tentukan posisi subwoofer (lantai / sudut ruangan)

  2. Hubungkan ke mixer atau crossover

  3. Atur low pass filter (LPF)

  4. Sesuaikan volume dan phase

  5. Lakukan tes suara

H. Kesalahan Umum dalam Penggunaan Subwoofer

  • Setting crossover terlalu tinggi

  • Power amplifier tidak sesuai

  • Box tidak sesuai spesifikasi

  • Volume berlebihan (clipping)

  • Penempatan salah

I. Perawatan Subwoofer

  1. Hindari over power

  2. Jaga kebersihan cone

  3. Gunakan kabel berkualitas

  4. Jangan terkena air / panas berlebih

  5. Matikan sistem dengan urutan yang benar

J. Kesimpulan

Subwoofer berperan penting dalam sistem audio untuk menghasilkan suara bass yang berkualitas. Pemilihan jenis, instalasi yang benar, dan perawatan yang baik akan meningkatkan performa audio secara keseluruhan.

K. Evaluasi

Untuk tugas evaluasi pada bab ini silahkan klik tautan berikut : TUGAS EVALUASI

Selasa, 03 Februari 2026

Materi Ajar Instalasi Audio Mixer


A. Identitas Materi

  • Mata Pelajaran : Teknik Audio / Multimedia / Audio Video

  • Topik : Instalasi Audio Mixer

  • Tingkat : SMK / SMA Kejuruan / Kursus Audio

  • Alokasi Waktu : 2–4 JP


B. Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian dan fungsi audio mixer.

  2. Mengidentifikasi bagian-bagian audio mixer.

  3. Menjelaskan prinsip kerja audio mixer.

  4. Melakukan instalasi audio mixer dengan benar dan aman.

  5. Menghubungkan audio mixer dengan perangkat audio lain.

C. Pengertian Audio Mixer

Audio mixer (mixing console) adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menggabungkan, mengatur, dan memproses beberapa sinyal audio menjadi satu atau lebih keluaran suara. Audio mixer banyak digunakan pada sistem sound system, studio rekaman, siaran radio, acara live music, dan kegiatan multimedia.

D. Fungsi Audio Mixer

Fungsi utama audio mixer antara lain:

  1. Menggabungkan beberapa sumber suara (mikrofon, keyboard, gitar, pemutar audio).

  2. Mengatur volume setiap input suara.

  3. Mengatur karakter suara (bass, middle, treble).

  4. Mengatur keseimbangan suara kiri dan kanan (balance/pan).

  5. Menyalurkan sinyal audio ke amplifier, speaker aktif, atau perangkat rekam.

E. Jenis-Jenis Audio Mixer
  1. Analog Mixer
    Menggunakan rangkaian analog, mudah digunakan, umum untuk sound system sederhana.

  2. Digital Mixer
    Menggunakan sistem digital, fitur lebih lengkap, dapat dikontrol melalui layar atau komputer.

  3. Powered Mixer
    Mixer yang sudah dilengkapi power amplifier di dalamnya.


F. Bagian-Bagian Audio Mixer
  1. Input Channel : Tempat masuknya sinyal audio (Mic/Line).

  2. Gain/Trim : Mengatur sensitivitas sinyal input.

  3. Equalizer (EQ) : Mengatur frekuensi suara (Low, Mid, High).

  4. Aux/FX Send : Mengirim sinyal ke efek tambahan.

  5. Pan/Balance : Mengatur posisi suara kiri-kanan.

  6. Fader/Volume : Mengatur besar kecilnya suara.

  7. Master Output : Keluaran utama menuju amplifier atau speaker.

G. Peralatan yang Dibutuhkan dalam Instalasi
  1. Audio mixer

  2. Mikrofon

  3. Kabel XLR / Jack 6,3 mm / RCA

  4. Amplifier atau speaker aktif

  5. Sumber audio (laptop, keyboard, smartphone)

  6. Listrik dan stabilizer (jika perlu)

 H. Langkah-Langkah Instalasi Audio Mixer
  1. Pastikan semua peralatan dalam kondisi mati (OFF).

  2. Hubungkan mikrofon atau sumber audio ke input channel mixer.

  3. Hubungkan output mixer ke amplifier atau speaker aktif.

  4. Sambungkan mixer ke sumber listrik.

  5. Nyalakan peralatan secara berurutan (mixer → amplifier/speaker).

  6. Atur gain, EQ, dan volume secara bertahap.

  7. Lakukan pengecekan suara (sound check).

I. Keselamatan Kerja (K3)
  1. Pastikan tangan kering saat menghubungkan kabel.

  2. Gunakan kabel yang layak dan tidak rusak.

  3. Jangan menaikkan volume secara tiba-tiba.

  4. Jauhkan perangkat dari air dan panas berlebih.

  5. Matikan peralatan setelah selesai digunakan.

                                                                                                                                                                                                                                             
J.Instalasi audio mixer pada:
  • Acara pentas seni sekolah

  • Sistem sound masjid

  • Studio musik sederhana

  • Kegiatan presentasi dan seminar

K. Rangkuman

Audio mixer merupakan perangkat penting dalam sistem audio. Instalasi yang benar akan menghasilkan kualitas suara yang baik dan aman bagi peralatan. Pemahaman bagian, fungsi, dan prosedur pemasangan sangat diperlukan dalam bidang audio.

L. Evaluasi

Silahkan Klik disini

Selasa, 07 Oktober 2025

RANGKAIAN POWER SUPPLY SEDERHANA

 

Pengertian Power Supply

Power supply (catu daya) adalah rangkaian elektronik yang berfungsi untuk mengubah tegangan listrik AC (arus bolak-balik) dari PLN menjadi tegangan DC (arus searah) yang stabil untuk menyalakan rangkaian elektronik.

Contoh: Radio, amplifier, televisi, dan berbagai perangkat elektronik lainnya menggunakan power supply DC.

Blok Diagram Power Supply Sederhana

Berikut urutan blok penyusun power supply:

Tegangan AC → Transformator → Penyearah → Filter → Regulator → Output DC


Penjelasan tiap blok:

  1. Transformator (Trafo):
    Menurunkan tegangan AC dari 220V menjadi lebih kecil (misalnya 12V AC).

  2. Penyearah (Dioda/Bridge Rectifier):
    Mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC berdenyut).

  3. Filter (Kapasitor):
    Menghaluskan riak (ripple) dari tegangan DC hasil penyearah agar lebih stabil.

  4. Regulator Tegangan:
    Menjaga tegangan DC tetap stabil meskipun beban berubah. (Contoh: IC 7805 menghasilkan 5V DC).



 Prinsip Kerja Rangkaian

  1. Tegangan 220V AC diturunkan oleh transformator menjadi 12V AC.

  2. Dioda bridge menyearahkan tegangan menjadi 12V DC berdenyut.

  3. Kapasitor filter menghaluskan gelombang DC agar lebih stabil.

  4. IC regulator memastikan tegangan keluaran tetap stabil (misalnya 5V atau 12V) walau beban berubah.

  5. LED indikator menyala menandakan tegangan DC keluar.

Tugas /LKPD

Gambarlah rangkaian dan layout tersebut diatas di buku gambar !

Senin, 13 Mei 2024

Notasi Algoritma: Deskriptif, Pseudocode dan Flowchart

 Algoritma dapat direpresentasikan dalam 3 notasi, antara lain 

 1. Notasi Deskriptif
 2. Pseudocode
 3. Flowchart

1. Notasi Deskriptif

Notasi algoritma deskriptif dilakukan dengan cara menuliskan intruksi-intruksi yang harus dilaksanakan dalam bentuk uraian kalimat deskriptif dengan menggunakan bahasa yang jelas dan tidak ambigu. Notasi jenis ini disarankan untuk algoritma yang pendek karena apabila untuk algoritma yang panjang notasi deskriptif kurang efektif.  

Secara garis besar notasi deskriptif tersusun atas tiga bagian utama, yaitu: Bagian Judul, merupakan bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan atau spesifikasi algoritma tersebut. Bagian Deklarasi, merupakan bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan pada algoritma dapat berupa variabel, konstanta, tipe ataupun fungsi. Bagian Deskripsi, merupakan bagian inti pada struktur algoritma yang berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah.

Contoh ringkas notasi deskripsi adalah instruksi membuat resep masakan, sebagaimana dicontohkan pada awal pembahasan pada Algoritma. 

2. Pseudocode
Pseudecode merupakan cara penulisan algoritma yang menyerupai bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pada umumnya notasi pseudecode menggunakan bahasa yang mudah dimengerti secara umum dan juga lebih ringkas dari pada algoritma.

Contoh pseudocode

Ekspresikan algoritma dalam bentuk pseudocode untuk mendapatkan dua bilangan dari pengguna, yaitu pembilang (dividend) dan penyebut (divisor). Algoritma juga memastikan bahwa penyebut tidak bernilai 0 serta menampilkan hasil bagi antara pembilang dan penyebut! 

Agar tidak salah paham
Pembilang adalah suatu bilangan atau angka yang akan dibagi
Penyebut adalah pembagi suatu bilangan (angka yang akan membagi suatu bilangan)

1. Deklarasi variabel: pembilang, penyebut, hasil_bagi
2. Meminta pengguna untuk entri pembilang dan penyebut
3. Mendapatkan pembilang dan penyebut
4. IF penyebut bernilai nol, THEN
4.1. DO
4.1.1. Menampilkan pesan kesalahan, “penyebut tidak boleh bernilai nol”
4.1.2. Meminta pengguna entri penyebut
4.1.3. Mendapatkan penyebut
4.2. WHILE penyebut bernilai 0
5. ENDIF
6. Menampilkan pembilang dan penyebut
7. Hitung hasil_bagi = pembilang/penyebut
8. Menampilkan hasil_bagi 


3. Flowchart

Flowchart bisa diartikan sebagai diagram alir yang menggambarkan langkah-langkah dan struktur suatu algoritma atau program.

Aturan umum flowchart

  • Semua simbol dari flowchart dihubungkan oleh garis aliran (arrows) yang mengindikasikan arah aliran bukan garis biasa.
  • Garis aliran memasuki bagian atas simbol dan keluar dari bagian bawah, kecuali untuk simbol keputusan (decision), yang memiliki garis aliran yang keluar dari bawah atau samping.
  • Aliran proses bergerak dari atas ke bawah.
  • Awal dan akhir pada flowchart disimbolkan dengan terminal.
Berikut ini simbol-simbol dasar dalam flowchart yang secara umum paling sering digunakan

Gambar : 1.3 
Sumber : kitainformatika.com

Contoh macam-macam flowchart

1. Flowchart bilangan
2. Flowchart Memasak




Pertanyaan : 

1.Sebutkan 3 Notasi Algoritma yang dapat dipresentasikan !
2.Jelaskan tentang 3 notasi algoritma tersebut !
3.Sebutkan aturan umum flowchart !
4.Gambarkan bagan flowchart menurut pemahaman kalian masing-masing,dan upload foto gambar bagan flowchart tersebut di lembar jawaban google form !




Senin, 19 September 2022

Sejarah Arduino

 

Sejarah Singkat Arti Nama Arduino

Menurut jurnal sejarah Arduino, semua bermula dari Kota Ivrea. yaitu sebuah kota di Italia Utara yang cukup terkenal dengan sejarah kerajaan dan raja yang memerintah di sana.

Pada tahun 1002 Masehi, Ivrea diperintah oleh seorang raja bernama Arduin. Lalu dua tahun kemudian ia digantikan oleh Raja Henry II dari Jerman.

Nah, di Kota Ivrea ini ada sebuah bar yang bernama “Bar Di Re Arduino” yang artinya Bar Raja Arduino. Nama tersebut diambil dan digunakan oleh pemilik bar dengan maksud mengenang sang raja Arduin.

Kebetulan, bar tersebut adalah tempat yang paling sering dikunjungi oleh sang pengembang Arduino. Yaitu Massimo Banzi dan rekan-rekannya untuk melakukan pertemuan.

Sebagai bentuk rasa hormat kepada tempat tersebut, Massimo Banzi memberi nama Arduino ke perangkat yang sedang ia kembangkan bersama rekan-rekannya. Dari situlah asal Arduino.

Selain itu, istilah Arduino adalah bahasa Italia yang apabila diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti “Teman yang berani”.

Sejarah Perkembangan Arduino

    # Penggunaan Basic Stamp

    Sejarah perkembangan mikrokontroler diawali dari Basic Stamp, yaitu mikrokontroler yang diprogram dengan bahasa pemrograman basic dan dikembangkan oleh salah satu perusahaan di California bernama Parallax.

    Sebagian dari kamu mungkin pernah mendengar nama perusahaan ini dengan produknya berupa servo atau servo controller.

    Sekilas, Basic Stamp terdiri atas papan sirkuit yang dikemas secara rapi dan dilengkapi power supply, mikrokontroler, memori, serta port input/output yang memungkinkannya terhubung dengan perangkat lain.

    # Kekurangan Basic Stamp

    Menurut Massimo Banzi, Basic Stamp memiliki beberapa kelemahan yaitu:
    • Pengguna harus memiliki kemampuan coding yang cukup, jadi kamu perlu sekolah koding dulu.
    • Harga yang terlalu mahal
    • Tidak Support di berbagai sistem operasi

    # Membangun konsep Pemrograman yang sederhana

    Suatu konsep pemrograman yang sederhana atau disebut juga friendly programming language berhasil dikembangkan oleh teman Banzi yaitu Casey Reas di MIT.

    Konsep pemrograman yang disebut processing ini semakin berkembang pesat dan mendapatkan popularitas baik karena memudahkan pengguna.

    Dengan processing, bahkan seorang amatir pun bisa memvisualisasikan data yang kompleks dengan tampilan yang baik dan menarik.

    Ini tentu adalah terobosan hebat untuk ukuran aplikasi pengembang (Integrated Development Environment).

    Bercermin dari konsep tersebut, Banzi berharap untuk kedepannya ia bisa membuat aplikasi serupa yang bisa digunakan untuk memprogram mikrokontroler dengan tampilan grafis pada sebuah layar.

    # Peran Hernando Barrágan Arduino

    Hernando Barragan adalah mahasiswa kebangsaan Kolombia yang pertama kali mengambil langkah awal dalam menciptakan aplikasi atau platform yang mirip dengan processing.

    Dalam tesisnya di tahun 2004 yang berjudul “Arduino-La rivoluzione dell’open Hardware” atau dalam bahasa inggrisnya “Arduino – The Revolution of Open Hardware”), Hernando mengembangkan platform yang diberi nama “Wiring” dan kebetulan pembimbingnya adalah Massimo Banzi dan Casey Reas.

    Platform wiring ini terdiri atas aplikasi pengontrol yang di dalamnya sudah ada fungsi library guna mempermudah pemrograman mikrokontroler.

    Selain itu, wiring juga terdiri dari papan sirkuit siap pakai yang di dalamnya menggunakan mikrokontroler Atmega 128 sebagai pemrosesnya.
    Jadi jika ditanya siapa penemu Arduino? Maka jawabannya adalah Hernando Barragan Arduino.

    Berlandaskan tesis Hernando ini, Massimo Banzi berharap bisa membuat suatu platform yang jauh lebih murah, sederhana dan mudah untuk digunakan. Inilah asal mula Arduino dibuat di negara Italia.

    # Siapa Sajakah yang Termasuk Dalam Tim Inti Pengembang Arduino?


    sejarah mikrokontroller arduino, sejarah singkat arduino, sejarah perkembangan arduino, sejarah arduino

    Tim inti pengembang Arduino terdiri atas 5 orang yaitu:
    • Massimo Banzi (kanan depan yang tidak pakai kacamata)
    • David Cuartielles (tengah)
    • Tom Igoe (kanan belakang)
    • Gianluca Martino (kiri depan)
    • David Mellis (kiri belakang)

    Prototype Pertama

    Mikrokontroler Arduino dikembangkan pertama kali pada tahun 2005 di Italia oleh Massimo Banzi, David Mellis (mahasiswa DII saat itu), dan David Cuartielles dengan menambahkan dukungan mikrokontroler Atmega 8 untuk Wiring.

    Tetapi proyek itu tak mereka lanjutkan. Melainkan menyalin kode sumber wiring lalu mengembangkan proyek terpisah bernama Arduino.

    Beberapa hal yang diupayakan oleh Massimo Banzi dalam Arduino adalah:
    • Harganya murah
    • Software dan hardware-nya mudah dipelajari
    • Dapat berjalan di berbagai sistem operasi
    • Software dan hardware-nya open source

    # Mengapa Mereka Memilih Model Open Source?

    Banzi dan rekan-rekan berpikir bahwa akan jauh lebih baik bila platform Arduino ini dibuat open source agar proses pengembangannya bisa dilakukan secara cepat.

    Selain itu, alasan lainnya adalah karena IDII tak memiliki dana yang cukup untuk terus mendukung proyek ini bahkan terancam menghentikan pendanaannya karena takut proyek ini tak akan bertahan lama.

Bagaimana Proses Banzi dan Timnya Membuat Arduino Agar Bisa Dibagikan ke Publik

Model open source mungkin sudah wajar untuk perangkat lunak.

Namun untuk perangkat keras Banzi harus menemukan solusi lisensi yang tepat dan bisa berlaku untuk papan sirkuitnya.

Setelah melakukan berbagai investigasi, Banzi dan timnya memutuskan untuk menggunakan lisensi dari Creative Commons, yaitu sebuah kelompok non profit yang biasanya digunakan untuk karya-karya budaya seperti karya tulis dan musik.

Menurut Banzi, hardware ini juga adalah bagian dari budaya jadi harus dibagikan kepada orang lain.

Berikut ini adalah poin-poin penting dari sejarah mikrokontroler yang perlu kamu tahu.

    # Tahap Pembuatan Awal

    Tim Banzi melakukan beberapa perbaikan spesifikasi dari papan sirkuit kemudian menjualnya dengan harga US $30 atau sekitar Rp. 467.587. Harga ini sangat jauh lebih murah dibandingkan mikrokontroler Basic Stamp.

    Banzi menetapkan harga itu karena menurutnya Arduino ini harus menjangkau semua kalangan. Selain itu, Banzi ingin membuat papan Arduino mereka benar-benar terlihat unik memberikan suatu konsep menonjol dan kelihatan keren.

    Kalau papan sirkuit yang diproduksi di tempat lain biasanya berwarna hijau, mereka justru membuatnya berwarna biru.

    Beberapa produsen lain ada yang mengurangi jumlah pin papan sirkuit mereka, tim Arduino justru menambahkan pin untuk papan sirkuit mereka.

    Keunikan lain dari papan sirkuit yang dibuat oleh Banzi adalah adanya gambar peta kecil Italia di belakang papan sirkuit mereka.

    Produk dari tim Arduino mengusung konsep papan sirkuit dengan komponen-komponen yang mudah ditemukan dan murah seperti Atmega 328.

    Jadi bukanlah hal yang sangat sulit jika ada yang mau merakit sendiri papan sirkuitnya.

    Konsep lain yang juga diterapkan oleh tim Arduino adalah konsep “plug and play”. Papan sirkuit Arduino dapat dihubungkan ke PC melalui jalur port USB.

    Seperti yang kita tahu bahwa port USB adalah sebuah terobosan penghubung komputer dengan perangkat lunak dengan konsep plug and play.

    Bila sebelumnya komputer masih menggunakan port parallel atau port serial, maka kini keduanya telah digantikan dengan port USB.

    # Filosofi Arduino

    David Cuartielles mengungkapkan filosofi Arduino yang kira-kira bunyinya:
    Jika kamu mau belajar elektronik maka kamu harus belajar dari hari pertama dan tentu saja kamu harus paham tentang aljabar. Sedangkan dengan Arduino kamu akan belajar sejak hari pertama.
    Intinya kamu akan mampu belajar elektronik dengan mahir di hari pertama dengan menggunakan Arduino.

    Filosofi ini kemudian diuji dengan membagikan 300 PCB polos kepada mahasiswa IDII (Interaction Design Institute Ivrea) dengan instruksi sederhana.

    Carilah instruksi di internet, buat papan sirkuit tersebut, dan buatlah sebuah proyek yang menggunakan papan sirkuit tersebut."

    Salah satu mahasiswa berhasil membuat proyek jam tangan yang memiliki fitur alarm.
    Melihat hal tersebut, banyak orang yang sangat menginginkan papan sirkuit itu.

    Teman Banzi menjadi seorang pembeli pertama yang memesan satu unit Arduino.

    Karena sebegitu menariknya, bahkan Arduino sangat cepat menyebar secara online, tanpa pemasaran, dan tanpa periklanan. Arduino mengambil alih dunia DIY layaknya sebuah badai.

    # Pendapat Orang-orang Tentang Arduino

    “Saya sangat tertarik dengan Arduino ini karena kemudahan penggunaannya, khususnya bagi pemula serta harganya yang jauh lebih murah.” Tutur Tom Igoe, seorang profesor komputasi fisik di Universitas New York.

    Arduino adalah terobosan baru yang luar biasa. Tentu ini tak lepas dari platform protoyping “wiring” dan “processing” yang mendahuluinya.

    Sebelum Arduino terbentuk, pemrograman mikrokontroler adalah hal yang sangat sulit untuk dilakukan.

    Tetapi saat Arduino muncul, bahkan orang yang sama sekali tak mengenal dunia elektronik pun bisa langsung mengontrol perangkat keras melalui program.

    # Pemasaran dan Penyebarluasan Arduino

    Sebagai suatu langkah pengembangan, tim juga berusaha mengintegrasikan Arduino ke dalam sistem pendidikan di sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi. Beberapa diantaranya adalah Universitas Carnegie Mellon dan Stanford.

    Salah satu anggota tim inti Arduino, David Mellis mengundang 8 sampai 10 orang ke laboratorium MIT sambil memberinya tugas menyelesaikan proyek selama sehari.

    Beberapa proyek yang selesai antara lain proyek pembuatan speaker Ipod, radio FM, dan mouse komputer dengan beberapa komponen yang sama dengan yang digunakan pada Arduino seperti resistor, kapasitor, dan sebagainya.

    Sampai saat ini sudah ada lebih dari 200 distributor produk Arduino di seluruh dunia termasuk perusahaan besar seperti Sparkfun Electronics.

    Konon katanya ada seorang pria di Portugal yang berhenti dari pekerjaannya di perusahaan telepon hanya untuk menjual produk Arduino di rumahnya.

    # Proses Produksi Massal Arduino

    Dengan menjadikan kualitas sebagai hal utama yang wajib diutamakan, tim Arduino mampu memproduksi sekitar 100 sampai 300 board Arduino Uno dalam sehari dengan kondisi papan sirkuit yang dijamin kualitasnya.

    Bahkan tim juga menjamin untuk mengganti papan sirkuit yang tidak bisa bekerja sebagai mana mestinya.

    Gianluca Martino, salah satu anggota tim inti yang mengawasi proses produksi dan distribusi mengatakan bahwa sistem pengujian yang diterapkan saat ini memiliki tingkat kegagalan produksi di bawah 1%.

    Jadi kualitas dari board Arduino Uno ini sudah tak diragukan lagi.

    Karena sifatnya yang open source, saat ini sudah banyak lahir perangkat-perangkat baru sejenis Arduino.

    Diantaranya yaitu Freeduino, CipaDuino yang dibuat oleh SKIR70, MurmerDuino yang dibuat Robot Unyil, dan AviShaDuino yang salah satunya dibuat oleh admin kelas robot.

    # Mendapat Support Dari Google

    Dukungan yang luar biasa didapatkan Arduino ketika Google merilis sebuah papan pengembang berbasiskan Arduino yang support untuk Android.

    Namanya Google Android ADK (Accessory Development Kit), yaitu platform yang memungkinkan smartphone Android berinteraksi dengan motor, sensor, dan perangkat lainnya.

    Dengan adanya ADK ini kamu bisa membuat aplikasi Android yang menggunakan kamera ponsel, sensor gerak, layar sentuh, dan konektivitas internet untuk mengontrol sebuah robot atau sistem tertentu. Dalam hal ini tentunya kamu akan bisa lebih bebas dalam berkreasi.

    Bukan hanya Google saja loh, bahkan NASA (National Aeronautics and Space Administration) juga menggunakan Arduino untuk membuat prototyping.

    # Bagaimana Kondisi Bar Arduino Ivrea Sekarang?

    Bar di Ivrea tersebut saat ini semakin bertambah ramai. Para fans Arduino banyak yang berdatangan ke bar tersebut. Baik hanya untuk melihat-lihat, maupun sekedar minum-minum.

    Anehnya, para pekerja bar di sana bahkan tak tahu alasan para pengunjung tersebut datang ke sana adalah karena platform Arduino yang sedang jadi bahan perbincangan dunia.

Penutup

Demikianlah penjelasan super lengkap dari saya tentang sejarah Arduino. Semoga apa yang saya jelaskan di atas bisa bermanfaat bagi teman-teman sekalian.

Saya selaku penulis, hanya ingin mengingatkan bahwa di bawah postingan ini ada tombol share yang bisa kamu gunakan jika ingin membagikan postingan ini ke orang terdekatmu yang membutuhkan. Terima kasih!

Informasi Sumber :aldyrazor.com

Sejarah dan Perkembangan Teknologi Rekaman Audio

Teknologi rekaman audio secara garis besar dibagi menjadi tiga era utama: Era Akustik/Mekanis , Era Elektrik (Analog) , dan Era Digital . 1....